1 min read

Cara menghitung HPP produk pulsa dan kuota

Hitung Harga Pokok Penjualan (HPP) produk pulsa dan kuota penting supaya kamu tahu berapa modal yang dikeluarkan dan bisa menentukan harga jual yang tepat. Berikut cara sederhana menghitung HPP untuk pulsa dan kuota:


Cara Menghitung HPP Produk Pulsa dan Kuota

1. Kumpulkan Data Biaya Pembelian Pulsa/Kuota

  • Contoh:
    Kamu beli pulsa Telkomsel dari distributor seharga Rp9.500 untuk nominal pulsa Rp10.000.

2. Hitung Biaya Langsung (Harga Beli)

  • Ini harga yang kamu keluarkan untuk beli produk dari supplier.
  • Misal harga beli pulsa Rp9.500.

3. Tambahkan Biaya Operasional Terkait

  • Biaya seperti:
    • Komisi reseller atau agen
    • Biaya admin (jika ada)
    • Biaya layanan (misal biaya platform PPOB)
    • Biaya listrik/internet (dibagi rata untuk tiap transaksi)
  • Misal total biaya operasional per transaksi Rp200.

4. Total HPP per Produk

iniSalinEditHPP = Harga Beli + Biaya Operasional
HPP = Rp9.500 + Rp200 = Rp9.700

Contoh Kasus Kuota Internet

  • Harga beli paket kuota 5GB: Rp45.000
  • Biaya operasional per transaksi: Rp300
  • HPP = 45.000 + 300 = Rp45.300

5. Menentukan Harga Jual

  • Setelah tahu HPP, kamu bisa tentukan harga jual dengan margin keuntungan, misal 10%:
    Harga Jual = HPP + (HPP x Margin)
    Harga Jual = 9.700 + (9.700 x 10%) = Rp10.670

Tips Tambahan:

  • Update harga beli secara rutin karena harga pulsa dan kuota bisa berubah.
  • Catat semua biaya kecil agar perhitungan tetap akurat.
  • Gunakan spreadsheet untuk memudahkan perhitungan.

Kalau mau, aku bisa buatkan template Excel untuk hitung HPP pulsa dan kuota secara otomatis. Tertarik? Slot Gampang menang Terpercaya 2025